Kasus ini telah dilaporkan secara resmi ke Polres Manggarai Barat dengan nomor laporan LP/B/187/XI/2025/SPKT/POLRES MANGGARAI BARAT. Sejumlah saksi dan pihak terlapor disebut telah diperiksa.
Namun hingga akhir Desember 2025, bahkan memasuki pertengahan Januari 2026, belum satu pun tersangka ditetapkan.
Tidak ada penjelasan resmi terkait arah penanganan perkara. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan mendalam bagi keluarga korban.
“Sudah hampir sebulan, tapi belum ada kejelasan. Kami seperti dibiarkan hidup dalam ketakutan,” kata Maria, anggota keluarga korban.
Sejumlah tokoh masyarakat menilai lambannya penanganan kasus ini mencerminkan lemahnya perlindungan negara terhadap warga di tingkat kampung. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak.
“Negara tidak boleh kalah oleh kekerasan. Penegakan hukum yang tegas sangat penting agar konflik tidak berlarut dan keadilan benar-benar dirasakan warga,” ujar Heribertus, salah satu tokoh masyarakat setempat.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Manggarai Barat belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyidikan maupun alasan belum ditetapkannya tersangka.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan