LABUANBAJOVOICE.COM – Gedung Kantor Desa Batu Cermin yang baru dibangun pada tahun 2025 di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, resmi digunakan setelah diresmikan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Sabtu (14/2) pagi.
Bangunan yang berdiri di tengah Kota Labuan Bajo itu menyita perhatian publik karena tampilan depannya disebut-sebut menyerupai Istana Negara di Jakarta.
Jika Istana Negara memiliki enam tiang besar di bagian depan, Kantor Desa Batu Cermin tampil dengan lima tiang bulat berukuran besar, menghadirkan kesan megah layaknya miniatur istana di pusat destinasi pariwisata premium tersebut.
Sebelum prosesi peresmian, Bupati Endi bersama rombongan diterima secara adat oleh masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan syukur atas berdirinya fasilitas pelayanan publik tersebut.
Momentum ini menjadi simbol penguatan identitas desa penyangga kawasan wisata Labuan Bajo sekaligus penegasan komitmen peningkatan pelayanan publik di tingkat desa.
Kepala Desa Batu Cermin, Marianus Yono Jehanu, menjelaskan bahwa pembangunan kantor desa baru dilatarbelakangi kebutuhan mendesak akan sarana dan prasarana representatif untuk menunjang pelayanan administrasi yang terus meningkat.
“Kantor lama sudah tidak memadai seiring meningkatnya volume pelayanan dan juga penduduk di Desa Batu Cermin,” ujar Yono.
Ia menegaskan, pembangunan kantor desa tersebut merupakan bagian dari komitmennya sejak awal mencalonkan diri sebagai kepala desa. Proses pembangunan fisik berlangsung selama delapan bulan, sementara penyelesaian keseluruhan memakan waktu hampir satu tahun.
Menurutnya, gedung baru ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan administrasi, memberikan kenyamanan kepada masyarakat, serta mendorong motivasi dan kinerja perangkat desa.
“Dengan adanya kantor baru ini kami berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Desa Batu Cermin,” kata Kepala Desa.
Yono juga menyampaikan pesan Bupati agar masyarakat bersama-sama menjaga dan merawat gedung tersebut.
“Merawat lebih sulit daripada membangunnya,” ungkap Yono.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para donatur, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Pemerintah Kecamatan Komodo, serta masyarakat yang telah mendukung pembangunan kantor desa tersebut.
Pada kesempatan itu, Bupati Edistasius Endi menyampaikan rasa syukur atas peresmian kantor desa yang dinilainya representatif.
“Tentu kita bersyukur dan bergembira hari ini Tuhan izinkan kita untuk berkumpul dalam sebuah momen yang sungguh istimewa dan luar biasa yaitu peresmian Kantor Desa Batu Cermin,” ujar Bupati Endi.
Ia menilai Kantor Desa Batu Cermin sebagai salah satu kantor desa paling representatif di Kabupaten Manggarai Barat.
Namun, ia mengingatkan bahwa kemegahan fisik harus diiringi kualitas pelayanan yang prima.
“Jangan hanya gedungnya yang mentereng tapi pelayanannya harus lebih mentereng. Yang ditunggu oleh seluruh rakyat yang ada di desa ini adalah janji pelayanan yang ramah responsif,” ujarnya.
Menurut Endi, kantor desa bukan sekadar pusat administrasi, melainkan simbol dan penunjuk arah bagi masyarakat.
“Kantor ini merupakan simbol, sebagai penunjuk agar orang tidak tersesat,” tegasnya.
Ia menambahkan, Desa Batu Cermin sebagai desa penyangga kawasan wisata Labuan Bajo harus menjadi cerminan kualitas pelayanan desa di seluruh Manggarai Barat.
“Kantor desa ini mencerminkan seluruh desa yang ada di Kabupaten Manggarai Barat,” jelasnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya dukungan berbagai pihak, khususnya peran Ketua Tim Penggerak PKK, dalam menopang kepemimpinan kepala desa agar fokus dan sukses mengayomi masyarakat.
Peresmian Kantor Desa Batu Cermin menjadi momentum strategis penguatan tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan responsif.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat berharap gedung baru ini menjadi titik awal peningkatan standar pelayanan publik desa secara berkelanjutan.
Dengan fasilitas yang lebih memadai dan simbol arsitektur yang ikonik, Desa Batu Cermin diharapkan tampil sebagai model pelayanan administrasi desa yang efektif, humanis, dan sejalan dengan semangat “Mabar Bangkit Menuju Mabar Semakin Mantap”.**





Tinggalkan Balasan