Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Konsulat Jenderal India di Bali atas kepercayaan yang diberikan kepada kawasan The Nusa Dua sebagai lokasi perayaan budaya tersebut.

Menurutnya, penyelenggaraan festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga memperkuat hubungan persahabatan lintas negara sekaligus mendukung perkembangan pariwisata Bali.

“Festival ini mencerminkan semangat persatuan dan persahabatan lintas budaya, sekaligus sejalan dengan tren positif kunjungan wisatawan India yang kini termasuk dalam lima besar pasar pengunjung ke kawasan The Nusa Dua,” ujarnya.

Agus menambahkan momentum ini semakin memperkuat komitmen ITDC dalam memposisikan The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang inklusif, terbuka, dan adaptif terhadap berbagai kegiatan internasional.

Dalam perayaan tersebut, para peserta larut dalam suasana penuh warna dengan saling melempar bubuk warna—tradisi khas dalam festival Holi yang menandai datangnya musim semi sekaligus simbol kemenangan kebaikan atas kejahatan.