Rajab, bulan ke-7 dalam kalender Hijriah, adalah salah satu bulan istimewa itu. Dalam tradisi umum umat Islam, Rajab juga menjadi bulan penuh berkah yang kerap dijadikan waktu memperbanyak doa dan ibadah, karena peristiwa Isra Mi’raj terjadi di bulan ini.
Menanggapi peringatan Isra Mi’raj ini, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui para penyuluh agama menekankan pentingnya memaknai peristiwa besar tersebut sebagai penguat ibadah sehari-hari.
“Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi merupakan pesan langsung dari Allah SWT bahwa salat lima waktu adalah kebutuhan utama umat Islam dalam menjaga hubungan dengan-Nya.” ujar Kurnain, Penyuluh Agama Islam KUA Kepulauan Seribu Selatan, Kemenag RI, dikutip dari dki.kemenag.go.id.
Menurut Kurnain, momentum Isra Mi’raj juga harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi praktik salat dan pengamalan rukun Islam lainnya, bukan hanya seremonial peringatan.
Pernyataan ini sejalan dengan tema peringatan yang digelar di sejumlah masjid dan majelis taklim di seluruh Indonesia menjelang 16 Januari 2026.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan