Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur dasar menjadi faktor penentu bagi kelancaran investasi di kawasan Parapuar. Pemerintah berupaya memastikan seluruh fasilitas penunjang utama tersedia agar investor dapat segera memulai pembangunan.

Ke depan, kawasan Parapuar diproyeksikan menjadi ikon baru pengembangan destinasi wisata di Labuan Bajo.

Berbagai fasilitas yang direncanakan di kawasan tersebut antara lain hotel, sarana olahraga, area berkemah (camping ground), pusat perbelanjaan, serta fasilitas penunjang lain yang mendukung pengembangan pariwisata.

“Jika investasi berjalan sesuai rencana, Parapuar akan menjadi ikon baru Labuan Bajo,” ujar Plt. Direktur Utama BPOLBF itu.

Selain memperluas pilihan destinasi wisata, pembangunan kawasan ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Dalam tahap selanjutnya, BPOLF menargetkan penyelesaian infrastruktur dasar seperti jaringan air bersih melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) agar proses investasi dapat berjalan lebih cepat.**