Menurut Andy, sebanyak 12 influencer dari Kuala Lumpur mengikuti program familiarization trip (famtrip) selama empat hari di Labuan Bajo.
Program ini, kata dia, difokuskan untuk memperkenalkan pengalaman wisata darat yang selama ini belum banyak dikenal wisatawan internasional.
“Tujuan utama adalah memperkuat rute Kuala Lumpur–Labuan Bajo dan menunjukkan kekayaan budaya serta lanskap darat yang belum banyak dikenal pasar global,” jelas Andy.
Kolaborasi promosi ini melibatkan AirAsia sebagai mitra utama dalam aspek aksesibilitas penerbangan, sementara BPOLBF berperan sebagai fasilitator dan kurator destinasi. Dukungan juga datang dari berbagai pelaku industri pariwisata lokal di Labuan Bajo.
Sejumlah mitra yang terlibat antara lain Taaktana Luxury Collection, AYANA Komodo Waecicu Beach, Sudamala Resort Komodo, Komodo Shuttle, Menjaga Bay, Le Bajo Restaurant, serta La Maln Voyage.
Andy menjelaskan, kehadiran para influencer diharapkan menghasilkan materi promosi digital yang mampu memperluas jangkauan pasar wisata Labuan Bajo di kawasan Asia Tenggara.





Tinggalkan Balasan