Namun, tambah dia, di tingkat daerah, sinkronisasi perencanaan dan penganggaran masih jauh dari optimal.
Ia menilai, program nasional yang seharusnya menjadi prioritas utama justru belum sepenuhnya diterjemahkan ke dalam kebijakan daerah, baik dalam dokumen perencanaan maupun dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Program prioritas nasional tidak cukup hanya dicantumkan dalam dokumen perencanaan. Program itu harus dihidupkan melalui kepemimpinan yang tegas, kerja lintas sektor yang solid, serta keberpihakan anggaran,” ujarnya.
Kanisius juga mengungkapkan berbagai persoalan faktual dalam pelaksanaan Program KDKMP di Manggarai Barat.
Ia menegaskan bahwa kebijakan strategis nasional yang baik tidak bisa diterapkan secara seragam tanpa mempertimbangkan kondisi riil desa.
“Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah kebijakan strategis nasional yang sangat baik, namun di lapangan kami menemukan persoalan serius. Tidak semua desa memiliki lahan yang layak: ada yang lahannya sempit, ada yang tidak punya lahan sama sekali, dan ada pula yang kondisi lahannya miring serta tidak memungkinkan dibangun secara teknis,” ungkapnya.





Tinggalkan Balasan