“Saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat, baik aparatur pemerintah, TNI/Polri, maupun masyarakat untuk terus mempertahankan semangat gotong royong dan toleransi dalam menyambut perayaan Paskah,” ujar Wabup Weng.
“Dengan solid dan bersama-sama, kita dapat memastikan Paskah tahun ini berlangsung dengan aman, harmonis, dan bermakna bagi seluruh umat kristiani di Kabupaten Manggarai Barat,” tambah Weng.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat akan kembali melaksanakan program Jumat Hening (Silentium Magnum) pada Jumat, 3 April 2026.
Program ini bertepatan dengan peringatan Jumat Agung bagi umat Kristiani dan pelaksanaan Shalat Jumat bagi umat Muslim, sehingga akan diberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat.
Kebijakan tersebut, menurutnya, merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan, ketenangan, dan kekhusyukan umat beragama dalam menjalankan ibadah masing-masing.
“Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan program baik ini demi terwujudnya perayaan yang bermakna, harmonis, dan aman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Manggarai Barat,” pungkas Weng.






Tinggalkan Balasan