“Di tengah berbagai perbedaan, Idulfitri mengajarkan kita bahwa kebersamaan adalah kekuatan. Kita dipanggil untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling bergandengan tangan membangun Manggarai Barat,” katanya.

Lebih jauh, Endi menilai bahwa semangat kebersamaan yang tumbuh selama Ramadan harus menjadi energi kolektif dalam mendorong pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Pembangunan bukan hanya soal program, tetapi tentang rasa memiliki dan tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat dan pemerintah berjalan bersama, di situlah harapan itu menjadi nyata,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati, Yulianus Weng menyampaikan bahwa Idulfitri juga merupakan momen penting untuk menyembuhkan relasi sosial dan memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat.

“Idulfitri mengajarkan kita untuk saling membuka hati, saling memaafkan, dan kembali merajut hubungan yang mungkin sempat renggang. Dari situlah lahir kedamaian yang sesungguhnya,” ujarnya.

Politisi Gerindra itu menambahkan bahwa kebersamaan yang terbangun dalam momen Idulfitri harus terus dijaga sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.