LABUANBAJOVOICE.COM – Hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2025/2026 membawa suasana haru dan semangat baru di hampir seluruh sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di Labuan Bajo dan sekitarnya.
Sejak pagi hari, para orang tua murid terlihat berbondong-bondong mengantar anak-anak mereka yang baru pertama kali melangkah ke dunia pendidikan formal. Suasana penuh cinta ini menjadi potret indah hubungan antara keluarga dan pendidikan.
Tepat pukul 09.00 WITA, para orang tua mulai berjejer rapi di depan gerbang sekolah, menunggu dengan sabar dan terlihat wajah bersinar cerah dengan senyuman khasnya.
Tatapan mereka tak lepas dari pintu kelas, seolah ingin memastikan bahwa anak mereka merasa aman, nyaman, dan tidak merasa sendirian.
Salah satu sosok ibu yang menarik perhatian adalah Siti Aminah, warga Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Ia datang sejak pukul 06.30 WITA bersama, yang hari ini mulai duduk di bangku kelas 1 Sekolah Dasar (SD). Wajahnya penuh semangat, meski terlihat sedikit cemas.
“Anak saya ini baru masuk SD, jadi saya sangat deg-degan. Tadi dia sempat takut masuk kelas. Tapi saya peluk dan bisikkan bahwa sekolah itu tempat untuk belajar dan bermain, nanti banyak teman baru,” ujar Aminah sambil tersenyum haru.
Ibu itu menceritakan kepada awak media bahwa dirinya sudah mempersiapkan segala keperluan sekolah anaknya sejak dua minggu terakhir.
“Saya tahu hari pertama itu penting. Anak butuh dukungan dan kehadiran kita sebagai orang tua. Saya ingin dia tahu bahwa kami selalu ada untuknya,” tambahnya.
Di berbagai SD dan MI lainnya, suasana serupa juga terjadi. Beberapa guru menyapa dan menyambut para siswa baru dengan senyuman hangat.
Hari pertama masuk SD/MI bukan hanya tentang rutinitas baru, tetapi juga tentang harapan, pengorbanan, dan cinta.
Semangat para orang tua, seperti Siti Aminah dan lainnya, menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan tugas sekolah semata, melainkan kolaborasi hangat antara rumah dan ruang kelas.
Dengan wajah ceria dan tas kecil di punggung, anak-anak itu kini menapaki perjalanan panjang menuju masa depan.
Dan di balik langkah-langkah kecil mereka, berdiri orang tua yang setia menuntun dan mendampingi dengan cinta yang tak kenal lelah.





Tinggalkan Balasan