Peserta datang tidak hanya dari Manggarai Barat, tetapi juga dari Maumere dan Lembata. Dekorasi gapura dan photo booth berbahan bambu turut memperkuat nuansa lokal yang autentik.

Sementara, Vikaris Jenderal Keuskupan Labuan Bajo, Rm. Rikardus Manggu, Pr, menegaskan bahwa puncak festival adalah Prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara pada 14 Agustus, dilanjutkan Misa Akbar pada 15 Agustus yang dipimpin Uskup Labuan Bajo Mgr. Maksimus Regus di Waterfront City.

Tahun ini festival mengangkat tema “Merajut Kebangsaan dan Pariwisata Berkelanjutan yang Sinodal dan Inklusif”.

Jadwal Puncak Festival Golo Koe 2025

  • Pameran UMKM & Pentas Seni Budaya Nusantara – 10 Agustus, Waterfront City, 17.00 WITA
  • Kebangunan Rohani Katolik – 11 Agustus, Gereja St. Petrus Sernaru, 08.00 WITA
  • Karnaval Budaya Nusantara – 12 Agustus, start depan RS Siloam, 14.00 WITA
  • Prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara – 14 Agustus, start Kapel Stella Maris, 15.30 WITA
  • Misa Akbar & Penutupan Festival – 15 Agustus, Waterfront City, 17.00 WITA

Dengan pencapaian baru, jangkauan prosesi yang lebih luas, dan skala acara yang semakin besar, Festival Golo Koe 2025 diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan Manggarai Barat, tetapi juga ikon pariwisata religi dan budaya yang membawa Labuan Bajo semakin dikenal di panggung nasional maupun internasional.**