Tak hanya itu, MotoGPTM 2025 turut menggerakkan lebih dari 600 UMKM lokal di sekitar kawasan, ditambah 202 UMKM kuliner dan kerajinan yang terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan.

Event ini juga menjadi magnet sektor transportasi udara dengan tercatat 44 penerbangan tambahan (extra flights) menuju Nusa Tenggara Barat selama periode penyelenggaraan.

Di Nusa Tenggara Timur, ITDC mencatat dampak ekonomi signifikan melalui penyelenggaraan International Golo Mori Jazz 2025.

Event ini menegaskan posisi The Golo Mori sebagai destinasi premium berkelas internasional.

Kajian dampak ekonomi menunjukkan rata-rata pengeluaran pengunjung mencapai Rp2,9 juta per orang per hari, didominasi wisatawan dari luar daerah.

Puluhan UMKM lokal terlibat aktif dalam event ini, dengan lebih dari 80 persen tenaga kerja berasal dari masyarakat setempat.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan kawasan The Golo Mori tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi juga pada nilai ekonomi dan kualitas konsumsi wisatawan.