Tim menggunakan Speedboat Walet 05 untuk menuju titik pertemuan dengan perahu ketinting yang membawa Yuliani dari Pulau Papagarang. Namun perjalanan menuju lokasi tidak berjalan mudah.
Saat memasuki wilayah Selat Pungu, kapal yang membawa tim evakuasi diterpa angin kencang dan gelombang tinggi. Di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat tersebut, tim berhasil memotong jalur perahu ketinting sekitar pukul 10.10 Wita.
Proses pemindahan pasien dari perahu ketinting ke speedboat dilakukan secara hati-hati di tengah guncangan ombak.
“Cuaca memang sedang ekstrem, gelombang cukup tinggi menghantam lambung kapal, namun keselamatan pasien adalah prioritas utama kami. Di tengah laut seperti ini, setiap detik sangat berharga,” ungkap IPDA Henro.
Setelah pasien berhasil dipindahkan ke Speedboat Walet 05, tim langsung memutar haluan menuju Labuan Bajo. Sepanjang perjalanan pulang, gelombang tinggi terus mengguncang kapal.
Namun koordinasi antara Satpolairud, Satpam Obvit, Bhabinkamtibmas, masyarakat, serta nahkoda kapal membuat perjalanan tetap terkendali.





Tinggalkan Balasan