“Kami butuh bidan ada di sini setiap hari. Kampung Kerora inikan akses masuknya tidak terlalu jauh dan tidak seperti dulu,” ujarnya.

Ia menambahkan, warga sering kesulitan saat kondisi darurat medis karena harus menyeberang terlebih dahulu. Menanggapi hal tersebut, Hasanudin menyatakan komitmennya.

“Memang harus ada bidan disini, nanti saya koordinasikan dengan pemerintah nanti setelah ini dan menjadi catatan serius buat saya untuk perjuangkan,” tegas Hasanudin.

Usai pertemuan itu, politisi muda Partai Perindo itu memberikan bantuan uang tunai untuk pembelian alat ampli (amplifier) dan aki untuk Masjid Baiturrahman Kerora.

Reses ini kembali menegaskan potret ketimpangan pembangunan di kawasan pesisir dan wilayah TN Komodo, sekaligus menjadi ruang harapan bagi masyarakat Kerora agar aspirasi mereka benar-benar diperjuangkan hingga tingkat kebijakan.**