Ia menjelaskan, selama kurang lebih 10 bulan pelaksanaan program, Pokdarwis bersama tim fasilitator telah melakukan berbagai kegiatan, mulai dari pemetaan potensi wisata, kebersihan pantai, penataan homestay, hingga pengembangan pangan lokal seperti sorgum.

“Hari ini tanggal 15 Desember adalah hari yang bersejarah bagi Pokdarwis dan Desa Batu Tiri karena kita sama-sama telah menyaksikan launching desa wisata Batu Tiri. Ini membawa sejarah baru dan semoga menjadi kekuatan baru bagi kemajuan ekonomi,” ujarnya.

Silvester juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan acara serta berharap dukungan pemerintah daerah terus berlanjut.

Peluncuran Desa Wisata Watu Tiri turut dihadiri Camat Lembor Selatan, Koramil 1612 Lembor, perwakilan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Manggarai Barat, para tetua adat, tokoh masyarakat, pelaku pariwisata, serta rekan-rekan media.

Dengan diluncurkannya Desa Wisata Pantai Berenang Watu Tiri, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat menegaskan komitmennya menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, memperkuat pariwisata berkelanjutan, serta memastikan masyarakat lokal menjadi pelaku utama dalam industri pariwisata daerah super prioritas.**