“Agenda utama kami adalah memastikan kesiapan petugas, mulai dari imam, khatib hingga pengatur shaf, agar pelaksanaan sholat berlangsung tertib, lurus, dan penuh kekhidmatan,” kata Djainuddin.

PHBI menetapkan empat titik utama pelaksanaan Shalat Idulfitri di kawasan kota Labuan Bajo. Di kawasan Waterfront, yang menjadi pusat kegiatan dengan potensi jemaah terbanyak, imam akan dipimpin Ustaz Daud Jumadi H. Madahura dan khatib Dr. H. Muhammad Aminullah.

Sementara itu, di Masjid Besar Nurul Falah Waemata, imam akan dipimpin Ustaz Muhamad Rijaluddinul Haq dan khatib Ustaz Fadli Daud.

Di Masjid Nurul Iman Sernaru, imam dipercayakan kepada Ustaz Mohamad Yasin dengan khatib Ustaz Acbar Syafruddin. Sedangkan di Masjid Nurul Huda Gorontalo, imam Ustaz Sulaiman Burhan dan khatib Ustaz Umar Said.

Djainuddin menambahkan, panitia juga telah menyiapkan skenario antisipasi apabila terjadi hujan saat pelaksanaan.

“Lokasi utama memang di waterfront, namun jika hujan turun, maka pelaksanaan Sholat Idul Fitri akan dialihkan ke masjid masing-masing. Ini untuk menjaga kenyamanan dan kekhusyukan jamaah,” ujarnya.