LABUANBAJOVOICE.COM – Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, S.E., bersama Wakil Bupati (Wabup) dr. Yulianus Weng, M.Kes., serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manggarai Barat, dipastikan akan ambil bagian dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Forum nasional strategis tersebut akan berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Partisipasi jajaran pimpinan daerah Manggarai Barat dalam forum berskala nasional ini menjadi sinyal kuat komitmen pemerintah daerah dalam mengawal program prioritas nasional sekaligus memperkuat sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Manggarai Barat, Yoseph E. N. Nahas, memastikan seluruh pimpinan daerah dan unsur Forkopimda telah berada di Jakarta untuk mengikuti agenda penting tersebut.
“Bapak Bupati, Bapak Wakil bersama unsur Forkopimda Manggarai Barat, yakni Bapak Kajari, Kapolres, Dandim 1630, Ketua DPRD dan Danlanal Labuan Bajo sudah berada di Jakarta untuk mengikuti Rakornas di Bogor (Senin, 2 Februari 2026). Semua sudah siap,” ujar Kabag Tedy, Minggu (01/02/2026) dalam keterangannya kepada awak media.
Kehadiran lengkap unsur pimpinan daerah ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Manggarai Barat dalam menyerap sekaligus mengimplementasikan kebijakan nasional secara komprehensif.
Rakornas Pusat dan Daerah 2026 merupakan forum penting pemerintah pusat dalam memperkuat koordinasi dan sinkronisasi penyelenggaraan pemerintahan, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 25 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Forum ini akan mempertemukan berbagai unsur pemerintah pusat, mulai dari kementerian dan lembaga negara, hingga kepala daerah dan Forkopimda dari seluruh provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.
Menurut Yoseph Nahas, Rakornas memiliki nilai strategis karena menjadi wadah utama penyelarasan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung program prioritas Presiden.
“Rakornas ini menunjukan peran strategis Kepala Daerah dan unsur Forkopimda dalam memastikan berjalannya pogram – program strategis nasional yang mencakup Ketahanan Pangan, MBG, Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Swasembada Pangan, kebijakan ekonomi, investasi dan energi,” ujarnya.
Kehadiran aparat penegak hukum dalam forum nasional tersebut juga dinilai memiliki peran vital dalam mengawal implementasi program strategis nasional agar berjalan efektif dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Forum ini tidak hanya berfungsi sebagai ruang koordinasi, tetapi juga sebagai instrumen pengawasan terpadu dalam memastikan kebijakan nasional benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Rakornas 2026 dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut mengusung tema besar “Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema ini menegaskan pentingnya keselarasan antara kebijakan pemerintah pusat dan pelaksanaan pembangunan di daerah sebagai fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Bagi Kabupaten Manggarai Barat, forum ini dinilai sangat strategis, mengingat daerah tersebut tengah berkembang pesat sebagai kawasan pariwisata super prioritas sekaligus daerah yang didorong untuk memperkuat sektor ekonomi, ketahanan pangan, serta pembangunan sumber daya manusia.
Berdasarkan susunan acara, seluruh peserta Rakornas akan menerima pemaparan materi kebijakan nasional dari sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara.
Materi tersebut mencakup berbagai program strategis nasional yang akan menjadi fokus pembangunan nasional dalam beberapa tahun ke depan.
Selain kementerian teknis, forum ini juga akan menghadirkan paparan dari Kapolri, Panglima TNI, serta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang akan menekankan pentingnya pengawasan, stabilitas keamanan, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dalam mendukung keberhasilan program nasional.
Kehadiran Bupati dan jajaran Forkopimda Manggarai Barat dalam Rakornas dipandang sebagai langkah penting untuk memperkuat posisi daerah dalam arus pembangunan nasional, khususnya dalam memastikan program strategis nasional dapat diimplementasikan secara optimal di daerah.
Dengan semakin kompleksnya tantangan pembangunan nasional, sinergi antara pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam memastikan program pemerintah tidak hanya berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
Rakornas 2026 pun diproyeksikan menjadi titik krusial dalam menentukan arah pembangunan daerah ke depan, sekaligus memastikan Manggarai Barat mampu memanfaatkan momentum pembangunan nasional untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing daerah di masa depan.**

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan