“Kalau kita sudah menyiapkan data yang satu dan sama, lalu kita kerja kolaborasi, meninggalkan keegoan, saya yakin seyakin-yakinnya tiga tahun ke depan kita mendeklarasikan bahwa kita kabupaten pertama yang keluar dari kategori miskin di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi teknis bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Pusat Statistik (BPS) Manggarai Barat, serta perangkat daerah terkait guna mematangkan perencanaan pembangunan tahun 2027.**
Halaman





Tinggalkan Balasan