Dalam amanatnya, Plt. Direktur Utama BPOLBF, Dwi Marhen Yono, menegaskan bahwa Hari Sumpah Pemuda adalah ajang untuk menyalakan kembali semangat perubahan di kalangan generasi penerus bangsa.
“Pemuda adalah energi perubahan. Di Labuan Bajo dan Flores, semangat mereka menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan pariwisata. Kami percaya bahwa pembangunan pariwisata tidak hanya soal destinasi, tetapi juga tentang manusia yang tumbuh bersamanya,” ujar Dwi Marhen.
Upacara di Natas Parapuar itu mencerminkan harmoni antara semangat kebangsaan dan pembangunan daerah.
Kolaborasi lintas generasi yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi fondasi kuat bagi upaya BPOLBF dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian alam, budaya, dan kemajuan ekonomi masyarakat.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025, BPOLBF menegaskan komitmennya membuka ruang luas bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan pariwisata.
Pemuda diharapkan menjadi motor penggerak inovasi digital, penguat pelestarian budaya, serta penjaga nilai-nilai keberlanjutan di sektor pariwisata.






Tinggalkan Balasan