“Tim Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi, pengaduan, serta layanan bantuan bagi wisatawan selama periode Lebaran,” kata Andy.
Menurutnya, keberadaan TIC menjadi penting untuk memberikan kemudahan akses informasi terkait destinasi, transportasi, hingga kondisi terkini pariwisata di Labuan Bajo.
Pengoperasian posko dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai instansi, seperti Pemerintah Daerah Manggarai Barat, KSOP, UPBU Komodo, TNI/Polri, Dishub, SAR, BMKG, Jasa Raharja, hingga operator transportasi laut dan udara.
Sinergi ini ditujukan untuk memastikan kelancaran arus wisatawan sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan selama masa libur Lebaran.
BPOLBF memprediksi lonjakan kunjungan wisatawan selama periode 13–29 Maret 2026, seiring meningkatnya jumlah penumpang angkutan Lebaran.
“Melalui data tersebut target peningkatan kunjungan ke Labuan Bajo selama puncak arus lebaran 2026, tanggal 13–29 Maret 2026, kami harapkan dapat mengisi pergerakan dan aktivitas pada destinasi-destinasi wisata yang ada di Labuan Bajo dan sekitarnya,” ujarnya.






Tinggalkan Balasan