LABUANBAJOVOICE.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat pesisir dan pelaku transportasi laut terkait prakiraan cuaca maritim di perairan sekitar Manggarai Barat.

Informasi ini berlaku untuk Rabu, 16 Juli 2025 hingga Kamis, 17 Juli 2025, meliputi wilayah Selat Sape Bagian Utara dan Selat Sape Bagian Selatan.

Prakiraan Cuaca Selat Sape Bagian Selatan

BMKG memperkirakan kondisi cuaca di Selat Sape bagian Selatan didominasi berawan tebal. Suhu udara berkisar antara 24–29°C dengan kelembapan udara rata-rata 78–77%.

  • Tinggi gelombang: 1,25 – 2,5 meter
  • Arah arus: Barat Daya (SW)
  • Kecepatan arus: 86 – 127 cm/s pada 16 Juli dan 78 – 122 cm/s pada 17 Juli
  • Kecepatan angin: 10 – 13 knot dengan potensi gust hingga 34 knot

Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko bagi kapal nelayan kecil, kapal tongkang, dan kapal feri. BMKG mengimbau agar pelaku transportasi laut menunda perjalanan jika cuaca memburuk.

Prakiraan Cuaca Selat Sape Bagian Utara

Di wilayah Selat Sape bagian Utara, kondisi cuaca juga cenderung berawan tebal, dengan suhu udara antara 25–30°C dan kelembapan 74%.

  • Tinggi gelombang: 0,5 – 1,25 meter
  • Arah arus: Selatan (S) pada 16 Juli dan Tenggara (SE) pada 17 Juli
  • Kecepatan arus: 53 – 71 cm/s (16 Juli), 46 – 70 cm/s (17 Juli)
  • Kecepatan angin: 4 – 8 knot dengan potensi gust mencapai 22 knot

Meski relatif lebih aman dibandingkan bagian selatan, BMKG tetap mengingatkan agar pengguna perahu kecil dan nelayan waspada terhadap perubahan kondisi cuaca mendadak.

“Kami mengimbau masyarakat dan pelaku pelayaran di sekitar Manggarai Barat untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca dan tinggi gelombang sebelum beraktivitas di laut. Keselamatan adalah prioritas utama,” tulis BMKG melalui pernyataan resminya.