Selain penetapan imam dan khatib, PHBI juga memastikan kesiapan fasilitas penunjang, mulai dari sound system, kebersihan hingga penerangan.

“Pengaturan sound system telah dipersiapkan dengan baik, demikian juga menyangkut kebersihan telah dihimbau sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri. Menyangkut penerangan, PHBI telah melakukan koordinasi dan bersurat dengan pihak PLN,” katanya.

Untuk pengamanan, panitia melibatkan lintas instansi seperti kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP. Petugas akan disiagakan di titik rawan kepadatan tanpa rekayasa lalu lintas khusus.

“Tidak ada rekayasa lalu lintas, akan tetapi di tempat atau jalan yang diperkirakan akan terjadi penumpukan massa akan ditempatkan petugas,” ujarnya.

Djainuddin mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan kesucian Idul Fitri serta memperkuat nilai kebersamaan.

“Mari menjaga keamanan, ketertiban,

menjaga kesucian Idul Fitri, tidak dinodai dengan hal-hal yang mencoreng kemurnian dan kesucian Idul Fitri itu sendiri,” tegasnya.