LABUANBAJOVOICE.COM – Kontingen Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Manggarai Barat kembali menorehkan prestasi gemilang pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Battle of Maestro Taekwondo Championship 2026 yang digelar di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, pada 16–18 Januari 2026.

Selain meraih Juara Umum 3, Manggarai Barat juga mencatatkan prestasi individu membanggakan melalui atlet Laurentio A. Darren Jeramat yang berhasil menyabet penghargaan Atlet Terbaik kelas Pra Cadet Putra.

Capaian tersebut menegaskan konsistensi pembinaan atlet Taekwondo di Manggarai Barat yang terus menunjukkan perkembangan signifikan dan mampu bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia pada level nasional.

Ketua Pengcab TI Manggarai Barat, Basilius Sardi Jeramat, membenarkan hasil tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh atlet, pelatih, dan tim pendukung sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.

“Hasil Kejuaraan Battle of The Maestro Taekwondo Championship 2026 – Makassar, tim kita mendapatkan juara 3 umum,” ujar Sardi, Minggu (18/1/2026).

Menurut Sardi, penghargaan Atlet Terbaik yang diraih Laurentio A. Darren Jeramat menjadi indikator nyata keberhasilan pembinaan atlet usia dini yang selama ini dijalankan secara berkelanjutan oleh Pengcab TI Manggarai Barat bersama klub-klub binaan.

Keberhasilan ini, lanjutnya, tidak terlepas dari disiplin latihan, pola pembinaan yang terarah, serta dukungan penuh dari keluarga atlet dan seluruh elemen pendukung Taekwondo di Manggarai Barat.

Dalam Kejurnas Battle of Maestro Championship 2026 tersebut, Pengcab TI Manggarai Barat berhasil mengoleksi total 12 medali, dengan rincian 3 medali emas, 5 medali perak, 3 medali perunggu (Kategori Kyorugi Prestasi), dan 1 medali perak (Kategori Poomsae Prestasi).

Perolehan medali ini mengantarkan Manggarai Barat menempati posisi Juara Umum 3, sebuah capaian yang dinilai sangat membanggakan bagi daerah dan komunitas olahraga Taekwondo setempat.

Sardi mengungkapkan, sebelum keberangkatan ke Makassar, Pengcab TI Manggarai Barat telah menetapkan target meraih 5 medali emas sebagai bentuk motivasi dan penyemangat bagi para atlet. Namun, hasil akhir justru melampaui ekspektasi dengan diraihnya posisi Juara Umum 3

“Target yang dicanangkan dalam kejuaraan ini adalah meraih 5 medali emas, sebagai bentuk motivasi dan semangat juang bagi seluruh atlet yang bertanding,” ujar Sardi sebelumnya.

Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa kerja keras, disiplin latihan, dan kekompakan tim mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan di tingkat nasional.

Pada kejuaraan nasional tersebut, Pengcab TI Manggarai Barat mengutus 15 atlet dari Club Nuca Lale Taekwondo untuk bertanding pada dua kategori utama.

“Sebanyak 15 atlet dikirim untuk bertanding, terdiri dari 13 atlet pada kategori Kyorugi Prestasi dan 2 atlet pada kategori Poomsae Prestasi,” kata Sardi.

Ia menilai, partisipasi dalam ajang nasional seperti Battle of Maestro Championship menjadi pengalaman penting bagi para atlet, khususnya dalam meningkatkan jam terbang, mental bertanding, serta kesiapan menghadapi kompetisi level lebih tinggi di masa mendatang.

Sardi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, selama proses persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.

Apresiasi khusus turut disampaikan kepada keluarga atlet yang terus memberikan doa dan dukungan penuh.

Prestasi ini disebut sebagai pencapaian perdana Pengcab TI Manggarai Barat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan diharapkan menjadi titik awal kebangkitan prestasi Taekwondo Manggarai Barat di kancah nasional.

“Kiranya hasil ini dapat menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan mendorong perkembangan Taekwondo di Kabupaten Manggarai Barat ke arah yang lebih baik,” kata anggota DPRD Manggarai Barat Fraksi NasDem tersebut.

Ke depan, Pengcab TI Manggarai Barat berkomitmen memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini, meningkatkan kualitas pelatih, serta memperluas keikutsertaan dalam kejuaraan regional dan nasional sebagai bagian dari strategi mencetak atlet berprestasi berkelanjutan.**