“Setelah kami mediasi, pihak agen bersedia memberikan kapal pengganti untuk melanjutkan perjalanan para tamu. Kami memastikan mereka mendapatkan hak perjalanannya kembali,” ungkap IPTU Abnel.
Sebagai bentuk percepatan layanan, wisatawan diberangkatkan menggunakan speedboat menuju Manta Point, lokasi kapal pengganti berlabuh.
Ketua Sekber Asosiasi Pariwisata Manggarai Barat, Aloysius Suhartim Karya, menyampaikan pernyataan sikap tegas atas insiden tersebut.
Dikatakan Aloysius, kami, pelaku pariwisata Labuan Bajo yang tergabung dalam asosiasi pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, mengecam keras tindakan penelantaran wisatawan asal Jerman berjumlah tiga orang yang terjadi di Dermaga Marina Labuan Bajo.
“Wisatawan tersebut dilaporkan terlantar selama lebih dari lima jam akibat tindakan tidak profesional dari oknum tour operator ilegal yang berasal dari luar Labuan Bajo, yang diduga bernama PhinisiTrip.” ujarnya.
Menurutnya, peristiwa ini merupakan tindakan yang sangat tidak bertanggung jawab, mencederai kepercayaan wisatawan, serta merusak citra Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata unggulan Indonesia.






Tinggalkan Balasan