Kerusakan yang berlangsung selama dua tahun terakhir memaksa warga menyeberangi aliran sungai dengan risiko tinggi, khususnya saat debit air meningkat.

Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan warga.

Charles Gahang menegaskan keterlibatannya dalam perbaikan limpasan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.

“Kerusakan parah tersebut selama ini memaksa warga bertaruh nasib setiap kali musim hujan tiba,” ungkap Charles Gahang.

Ia mengaku bersyukur atas respons positif masyarakat terhadap keterlibatannya yang turun langsung membantu pekerjaan fisik bersama warga.

“Respon masyarakat sangat positif. Apalagi saya turun langsung secara fisik ikut kerja bersama masyarakat,” ujarnya.

Selain terlibat dalam kerja lapangan, politisi PKB tersebut juga menyalurkan bantuan berupa material bangunan.

“Kontribusi berupa materi ada berupa semen dan beberapa jenis bantuan lain juga ada,” tambahnya.

Charles juga menyoroti ketangguhan masyarakat Rohak yang mampu bertahan menghadapi keterbatasan infrastruktur selama dua tahun terakhir.