Program tersebut mencakup rencana pelatihan 15.000 insinyur Indonesia untuk memperkuat kapasitas teknologi nasional.
Menurut Airlangga, Arm saat ini menguasai sekitar 96 persen teknologi chip di sektor otomotif global serta hampir 94 persen desain chip untuk pusat data dan teknologi AI.
Melalui kerja sama tersebut, Indonesia menargetkan percepatan penguasaan teknologi semikonduktor yang menjadi fondasi berbagai inovasi digital modern, mulai dari kendaraan pintar hingga pusat data berbasis kecerdasan buatan.**
Halaman





Tinggalkan Balasan