Airlangga menjelaskan, investasi besar dari perusahaan teknologi global menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia memiliki daya tarik strategis dalam pengembangan industri AI.

Sejumlah perusahaan teknologi raksasa telah menyiapkan investasi besar untuk memperkuat infrastruktur digital, termasuk pengembangan cloud computing dan pusat data.

Perusahaan teknologi Meta Platforms, misalnya, diproyeksikan menghabiskan sekitar US$65 miliar hingga akhir 2025 untuk memperluas infrastruktur AI.

Sementara perusahaan teknologi asal Tiongkok, Alibaba Group, menyiapkan investasi sekitar US$53 miliar dalam tiga tahun ke depan untuk pengembangan infrastruktur cloud dan AI.

Menurut Airlangga, investasi tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi digital, pengembangan teknologi dan transformasi ekonomi juga membuka peluang terciptanya jutaan lapangan pekerjaan baru.

Airlangga menyebut agenda transisi menuju ekonomi hijau berpotensi menciptakan sekitar 1,8 juta pekerjaan hijau (green jobs) baru di Indonesia hingga 2030.