LABUANBAJOVOICE.COM – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Manggarai Barat pada tahun 2025 tercatat mencapai 7,96 persen, tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Meski demikian, capaian tersebut dinilai belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan sebagian besar masyarakat.

Kondisi ini mendorong pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk dengan gereja dan lembaga keagamaan, sebagai bagian dari upaya memperkecil kesenjangan ekonomi.

Fakta tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, dalam pidatonya pada Penutupan Sidang Pastoral, Puncak Natal 2025 Keuskupan Labuan Bajo, sekaligus peringatan HUT ke-40 Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Youth Centre Labuan Bajo, Jumat (9/1/2026), dengan dihadiri unsur gereja, tokoh umat, dan masyarakat.

Bupati Endi mengungkapkan optimisme terhadap kinerja ekonomi daerah, namun sekaligus menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi pemerintah daerah.

“Angka pertumbuhan hampir 8 persen ini ternyata faktor terbesarnya disumbangkan oleh sektor sekunder. Sayangnya, fakta itu tidak memberikan efek yang luar biasa untuk rakyat di kabupaten ini,” ujarnya.