LABUANBAJOVOICE.COM – Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Manggarai Barat, Gregorius Lalang, menegaskan bahwa seluruh program bantuan sosial di daerah kini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Gregorius menjelaskan, data terbaru menunjukkan jumlah kepala keluarga (KK) dan individu di Manggarai Barat yang terklasifikasi berdasarkan desil kemiskinan. Sebelumnya, data terpisah per kelompok, seperti desil 1 hingga desil 10, kini sudah terintegrasi dalam satu basis data nasional yang dikelola pemerintah pusat.
Menurutnya, desil 1 dan 2 merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kemiskinan paling berat, menjadi prioritas penerima bantuan dan program pendidikan, khususnya bagi anak usia sekolah.
“Masyarakat yang berada di desil 1 dan 2 adalah mereka yang paling layak dibantu. Sedangkan desil 6 hingga 10 tidak termasuk penerima bantuan sosial,” kata Gregorius, Selasa (12/8/2025).





Tinggalkan Balasan