AHY menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan seremonial, melainkan inspeksi faktual untuk melihat tantangan lapangan secara langsung.
“Kami sengaja datang langsung untuk melihat kondisi jalan dan mendengar situasi di lapangan. Jalur utara Flores ini sangat signifikan untuk mengurangi waktu tempuh antarwilayah,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, AHY mengungkapkan data penting yang mencerminkan pekerjaan besar yang masih harus diselesaikan. Dari total 140 kilometer ruas jalan Lintura, sebanyak 88 kilometer masih belum diaspal, sebuah angka yang menurutnya harus ditekan melalui percepatan pembangunan yang tepat sasaran.
“Hari ini saya datang bersama dirjen dan deputi untuk merencanakan anggaran pembangunan jalan ini dengan baik. Kami ingin memastikan pembangunan ini benar-benar memberi dampak besar bagi peningkatan potensi ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Selain mengejar percepatan konstruksi, AHY juga memberikan perhatian khusus pada faktor keselamatan jalan. Banyaknya tikungan ekstrem dan tanjakan curam di jalur ini dinilai berpotensi membahayakan pengendara.





Tinggalkan Balasan