Materi juga akan diperkuat oleh sejumlah instansi terkait, antara lain Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Basarnas, Balai Taman Nasional Komodo, serta Dinas Pariwisata Manggarai Barat.

Materi pelatihan dirancang untuk memperdalam pemahaman regulasi, keselamatan pelayaran wisata, penanganan kondisi darurat, hingga kebijakan konservasi kawasan destinasi.

Dengan seleksi berjenjang dan pelatihan terstruktur, HPI Manggarai Barat menargetkan lahirnya pemandu wisata yang adaptif, profesional, dan siap mendukung pariwisata berkelanjutan—sejalan dengan kebutuhan industri pariwisata Labuan Bajo yang kian kompetitif di masa depan.**