“Dari 8 peserta yang tidak lulus, 3 orang tidak mengikuti tahapan wawancara, dan 5 orang tidak memenuhi persyaratan administrasi,” jelas Ketua HPI Manggarai Barat itu.

Dari total peserta yang lulus, terdiri atas 11 perempuan dan 213 laki-laki. Seluruhnya berhak mengikuti tahapan Diklat dan sertifikasi sebagai proses pemantapan kompetensi profesi.

Secara akademik, peserta yang lulus terdiri dari 63 orang sarjana (S1), 11 orang diploma, 102 orang lulusan SMK, dan 48 orang lulusan SMA.

Data ini menunjukkan dominasi lulusan pendidikan vokasi dan menengah kejuruan yang selama ini menjadi basis utama tenaga pramuwisata di daerah destinasi.

Dari sisi kemampuan bahasa asing, mayoritas menguasai Bahasa Inggris–Indonesia. Rinciannya yakni Bahasa Prancis (1 orang), Jepang (3 orang), Mandarin (4 orang), Spanyol (1 orang), Jerman (1 orang), dan Inggris–Indonesia (214 orang).

Keberagaman bahasa ini dinilai strategis untuk menjawab kebutuhan wisatawan mancanegara yang terus meningkat ke destinasi super premium Labuan Bajo.