Ia menegaskan, komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia pramuwisata menjadi prioritas utama di tengah pesatnya perkembangan pariwisata Labuan Bajo dan Manggarai Barat.
Menurutnya, berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap aspek pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude), sebanyak 224 peserta dinyatakan lulus. Sementara itu, 8 peserta dinyatakan tidak lulus.
“Dari 8 peserta yang tidak lulus, 3 orang tidak mengikuti tahapan wawancara, dan 5 orang tidak memenuhi persyaratan administrasi,” jelas Ketua HPI Manggarai Barat itu.
Lanjut, ia katakan, dari 224 peserta yang dinyatakan lulus terdiri dari 11 perempuan dan 213 laki-laki, berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai mekanisme organisasi. Nama-nama peserta yang lulus diumumkan melalui kanal komunikasi internal organisasi.
Sementara, latar belakang akademik peserta yang lulus beragam diantaranya 63 orang sarjana (S1), 11 orang diploma, 102 orang SMK dan 48 orang SMA.
Data ini menunjukkan dominasi lulusan pendidikan vokasi dan menengah kejuruan, yang selama ini menjadi basis utama tenaga pramuwisata di daerah destinasi.





Tinggalkan Balasan