“Arahan dari Kapolri, jadi kita laksanakan tes urine secara random (acak) ya. Kita ingin memastikan bahwa personel yang bertugas melayani masyarakat benar-benar bersih dari pengaruh narkotika,” tutur AKBP Christian.

Ia juga menegaskan bahwa proses pemantauan dilakukan secara objektif dengan melibatkan seluruh unsur pimpinan.

“Semua pimpinan polres termasuk anggota juga kita pilih random kita cek. Sementara hasilnya tidak ada yang positif, negatif semua,” sebutnya.

Berdasarkan rekapitulasi data Sidokkes Polres Manggarai Barat, seluruh 138 personel yang menjalani pemeriksaan dengan tujuh parameter tersebut dinyatakan negatif narkotika dan zat adiktif (Napza).

Meski hasilnya menggembirakan, Kapolres menegaskan pengawasan tidak akan berhenti. Pemeriksaan serupa akan terus dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Hasil tes menunjukkan tidak ada satu pun personel yang terindikasi positif. Namun, pengawasan akan terus dilakukan secara berkala dan tanpa pemberitahuan sebelumnya demi menjaga integritas institusi,” pungkasnya.