Pengamanan terlihat menonjol di sejumlah gereja dengan jumlah jemaat signifikan. Di Kecamatan Sano Nggoang, sekitar 500 umat mengikuti misa di Gereja Santu Klaus Werang.

Ibadah yang dipimpin Romo Servelus Juanda, Pr berlangsung hingga pukul 10.00 Wita dengan penjagaan aparat di area dalam dan luar gereja.

Sementara itu, di wilayah pesisir utara Kecamatan Macang Pacar, sekitar 350 umat menghadiri misa di Gereja Paroki St. Martinus Bari yang dipimpin Romo Benediktus Hengky, Pr.

Kehadiran polisi di lokasi disebut memberi rasa aman bagi jemaat yang datang dari berbagai desa sekitar.

“Kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama di saat hari besar keagamaan, adalah bentuk pelayanan prima. Kami ingin umat hanya fokus pada doa mereka,” ungkap Kapolres Christian.

Kepadatan tertinggi terpantau di Gereja Paroki Sta. Theresia dari Kanak-Kanak Yesus, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo.

Sekitar 700 umat memadati gereja tersebut. Untuk mengantisipasi lonjakan jemaat, misa dilaksanakan dalam dua sesi.

“Khusus di Paroki Merombok, karena antusiasme umat yang tinggi, ibadah dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama pagi hari dan sesi kedua pada pukul 17.00 Wita. Personel kami tetap berjaga untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan di sekitar lokasi gereja,” sebut AKBP Christian.