LABUANBAJOVOICE.COM – Sebuah truk mixer atau molen bernomor polisi B 9739 H terbengkalai dan terparkir permanen di ruas utama Jalur Trans Flores, tepatnya di Cabang Langgo, Desa Wisata Wae Lolos, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Kendaraan besar tersebut telah berada di lokasi selama enam tahun dan kini menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.
Keberadaan truk berkarat itu memakan sebagian badan jalan pada jalur strategis yang menghubungkan Labuan Bajo dan Ruteng, dua simpul utama mobilitas masyarakat serta sektor pariwisata di Flores Barat.
Arus kendaraan di ruas tersebut berlangsung hampir tanpa henti, mulai dari kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga bus pariwisata.
Situasi menjadi semakin berbahaya pada jam-jam tertentu, terutama sore hingga malam hari.
Kawasan puncak Langgo kerap diselimuti kabut tebal dengan penerangan jalan yang minim.
Posisi truk yang menjorok ke badan jalan mempersempit jarak pandang pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan.





Tinggalkan Balasan