IPDA Risbel menjelaskan, truk molen tersebut untuk sementara akan diamankan di Dinas PU Manggarai Barat sambil menunggu kejelasan pemiliknya.
“Barang ini direncanakan dibawa ke PU dan ditempatkan di sana sampai pemiliknya datang mengambil. Yang terpenting saat ini, jalur Trans Flores sudah aman,” tegasnya.
Ia juga memastikan pihak kepolisian masih menelusuri kepemilikan kendaraan tersebut.
“Kami masih menelusuri siapa pemiliknya agar dapat dihubungi dan bertanggung jawab mengambil barangnya,” tambahnya.
Camat Sano Nggoang, Alfonsius Arfon, mengapresiasi langkah cepat kepolisian dan pemerintah daerah dalam merespons aspirasi masyarakat.
“Ini bentuk sinergi yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat. Jalur Trans Flores adalah akses vital yang harus bebas dari potensi bahaya,” ujarnya.
Ia berharap ke depan tidak ada lagi kendaraan terbengkalai di ruas jalan utama yang dapat mengancam keselamatan publik.
Dengan dievakuasinya truk molen tersebut, ruas Jalan Trans Flores di wilayah Sano Nggoang kini kembali normal dan lebih aman dilalui.





Tinggalkan Balasan