“Limbang Tacik Ta’a kini mulai dikenal sebagai agenda tahunan yang menegaskan Labuan Bajo sebagai destinasi sport tourism berkelas,” kata Omar Suryaatmadja, Race Director, usai perlombaan.

Ia menegaskan tingginya animo peserta. “Antusiasme tahun ini menunjukkan daya tarik Flores, tidak hanya bagi perenang profesional, tetapi juga wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan alamnya.” ujarnya.

Pelaksanaan lomba berlangsung dengan standar tinggi. Sepanjang jalur, tim pengawas serta perahu logistik disiagakan di titik-titik strategis untuk memastikan keselamatan atlet.

Para perenang menunjukkan daya tahan fisik dan teknik luar biasa meski menghadapi arus laut terbuka yang menantang.

Setiap finisher berhak menerima medali edisi khusus, simbol pencapaian sekaligus kenang-kenangan dari pengalaman tak terlupakan di Labuan Bajo.

Limbang Tacik TA’A kini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan etalase pariwisata olahraga yang memperkuat branding Labuan Bajo sebagai destinasi premium.

Kehadiran TA’AKTANA sebagai tuan rumah juga menghadirkan dimensi baru, menggabungkan hospitality mewah dengan semangat olahraga perairan.