Sementara itu, Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia Kabupaten Manggarai Barat, Basilius Sardi Jeramat, menyebut SMPN 1 Kuwus sebagai sekolah perintis yang berani menjadikan Taekwondo sebagai ekstrakurikuler prioritas.
“Ini merupakan hal baik untuk perkembangan taekwondo di Mabar. Ini sebagai sekolah model pertama yang bekerja sama dengan taekwondo untuk ekstranya.” ujar Sardi.
“Kiranya kolaborasi ini baik ini akan membawa dampak yang baik untuk perkembangan sekolah ini ke depannya,” sambung Sardi.
Anggota DPRD Manggarai Barat dari daerah pemilihan II tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua murid, pihak sekolah, dan organisasi olahraga.
“Terima kasih kepada orang tua murid yang ikut hadir pada hari ini. Peran yang baik dari orang tua, pihak sekolah dan kami di taekwondo sangat menentukan organisasi ini bisa berkembang baik di sekolah ini,” tambahnya.
Sebagai bagian dari rangkaian peresmian, pada hari yang sama juga digelar ujian kenaikan tingkat sabuk Taekwondo yang diikuti oleh 41 atlet Taekwondo SMPN 1 Kuwus.






Tinggalkan Balasan