Ia menjelaskan bahwa terdapat lima program prioritas utama yang menjadi acuan seluruh pemangku kepentingan, yaitu: pariwisata inklusif dan berkelanjutan, pembangunan ekonomi yang berkualitas.
Kemudian, tambah dia, peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, pemerataan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan, serra penguatan infrastruktur dasar untuk menopang perekonomian daerah.
Menurut Peter, kelima prioritas tersebut membutuhkan dukungan lintas sektor serta kolaborasi aktif dengan mitra pembangunan agar implementasinya berjalan optimal dan selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.
Forum Sekretariat Bersama Mitra Pembangunan ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi, memetakan program-program yang beririsan, serta menghindari tumpang tindih kegiatan di lapangan.
Pemetaan yang terintegrasi dinilai krusial agar sumber daya pembangunan dapat dimanfaatkan secara efisien dan berdampak maksimal.
“Kita perlu membangun kesepahaman bersama agar program dan lokus kegiatan tidak terkonsentrasi pada sektor atau wilayah yang sama, tetapi dapat menyebar secara lebih merata sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah,” pesan Wakil Bupati.






Tinggalkan Balasan