Sebagai salah satu kawasan strategis pariwisata nasional, kata dia, Manggarai Barat menghadapi tantangan pembangunan multidimensi, mulai dari penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan Mitra Pembangunan menjadi sebuah keniscayaan, bukan lagi pilihan,” tegas dr. Weng.
Ia menegaskan bahwa seluruh mitra pembangunan dipandang sebagai mitra strategis dalam mendorong percepatan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan sosial.
Menurutnya, melalui kolaborasi yang terencana dan terukur, setiap intervensi pembangunan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, bukan hanya dalam jangka pendek, tetapi juga berdampak jangka panjang bagi masyarakat Manggarai Barat.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Manggarai Barat, Peter A. Rasyd, memaparkan arah dan fokus pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.






Tinggalkan Balasan