Surat tersebut berisi permintaan penanganan terhadap kendaraan terbengkalai yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Namun hingga kini kendaraan tersebut masih berada di lokasi. Langkah survei yang dilakukan Satlantas Polres Manggarai Barat bersama Dinas PU dinilai menjadi sinyal awal percepatan penanganan.
Masyarakat Desa Wae Lolos berharap proses pemindahan dapat segera direalisasikan mengingat Jalur Trans Flores merupakan urat nadi transportasi Pulau Flores yang menghubungkan wilayah barat dan tengah.
“Kalau dibiarkan terus, risikonya besar. Kami khawatir suatu saat akan terjadi kecelakaan,” pungkas warga.
Jika evakuasi berhasil dilakukan, langkah ini dinilai tidak hanya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga menjaga kualitas infrastruktur dan citra pariwisata Manggarai Barat yang terus berkembang.**





Tinggalkan Balasan