“Kondisi kendaraan sudah lama terbengkalai sehingga membutuhkan perhitungan teknis, termasuk alat berat yang akan digunakan dan pengaturan arus kendaraan saat proses evakuasi berlangsung,” tambahnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil koordinasi awal, kendaraan rencananya akan dipindahkan ke lokasi milik Dinas PU Kabupaten Manggarai Barat.
“Pemindahan kendaraan direncanakan dilakukan besok setelah seluruh kesiapan teknis terpenuhi. Kami bekerja sama dengan Dinas PU untuk menentukan lokasi penempatan kendaraan yang lebih aman dan tidak mengganggu pengguna jalan,” tambahnya.
Truk molen tersebut diketahui telah terbengkalai selama enam tahun terakhir. Kondisinya kini berkarat dan memakan sebagian badan jalan pada jalur utama yang menghubungkan Labuan Bajo dan ujung timur pulau Flores, dua pusat mobilitas utama di Flores Barat.
Ruas jalan tersebut dilalui kendaraan hampir tanpa jeda, mulai dari kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga bus pariwisata.
Keberadaan truk yang menjorok ke badan jalan mempersempit ruang gerak kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.





Tinggalkan Balasan