Pasar Singapura selama ini dikenal sebagai salah satu kontributor wisatawan berkualitas, sekaligus pintu masuk bagi pasar global lainnya.
Sebelumnya, rute Singapura–Labuan Bajo sempat dilayani oleh maskapai berbiaya rendah Jetstar Asia pada pertengahan Maret 2025.
Namun, maskapai tersebut secara permanen menghentikan seluruh aktivitas operasional intra Asia, termasuk penerbangan ke Labuan Bajo, pada akhir Juli 2025.
Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekosongan akses penerbangan langsung dari salah satu hub internasional terpenting di kawasan Asia Tenggara.
Bandara Changi Singapura sendiri dikenal sebagai salah satu hub penerbangan global utama di dunia.
Dengan jaringan konektivitas yang luas ke berbagai benua, Bandara Changi menjadi titik transit strategis jutaan wisatawan internasional.
Dibukanya kembali penerbangan langsung Singapura-Labuan Bajo membuka akses pasar yang lebih besar dan efisien, sekaligus memperluas potensi Labuan Bajo untuk menjangkau wisatawan global tanpa harus melalui rute transit domestik yang panjang.






Tinggalkan Balasan