Ketua RT 05 Dusun Compang, Mustafa, menegaskan air bersih menjadi masalah utama warga.
“Hampir 200 KK di Dusun Compang kesulitan air minum bersih. Kami mohon ini diperjuangkan,” katanya.
Ia juga meminta Polindes Raong dinaikkan status menjadi Pustu, mengingat sulitnya akses saat musim hujan bagi ibu melahirkan.
“Kalau hujan, ibu mau melahirkan tidak bisa lewat. Kami sering jadi korban,” ungkapnya.
Menanggapi berbagai aspirasi, Hasanudin menegaskan seluruh masukan telah dicatat dan akan diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD.
“Air minum itu kebutuhan dasar. Ini sudah saya usulkan, tapi banyak fisik dibatalkan karena efisiensi anggaran,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan komitmen mengawal kebutuhan guru, listrik, kesehatan, serta bantuan rumah ibadah.
Secara pribadi, Hasanudin bahkan memberikan bantuan uang cash untuk pembangunan masjid. Selain itu, ia juga akan menyumbangkan kursi 100 buah untuk masyarakat setempat yang nanti akan dikelola oleh generasi muda.
Warga lainnya, Monika Namung, mengeluhkan belum masuknya listrik di Kampung Raong bagian timur, tempat rumah bersama masyarakat tinggal.






Tinggalkan Balasan