“Reses ini saya fokuskan pada penyerapan aspirasi petani jagung di Dapil II Kabupaten Manggarai Barat dalam rangka mendukung peningkatan ketahanan pangan tahun 2026.” ujar politisi NasDem itu.
Apalagi, tambah Sardi Jeramat, di tahun 2026 nanti banyak efisiensi anggaran, terutama terkait pembangunan infrastruktur yang sangat minim.
Berdasarkan hasil dialog bersama masyarakat serta pengamatan langsung di lapangan, Sardi Jeramat menilai bahwa komoditas jagung memiliki peluang dan potensi besar untuk terus dikembangkan.
Selama ini, menurutnya, jagung menjadi salah satu penopang utama ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan Manggarai Barat.
Namun demikian, Sardi Jeramat mengakui bahwa sektor pertanian jagung masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan pendampingan teknis, rendahnya nilai tambah hasil produksi, hingga belum terintegrasinya pertanian dengan sektor lain seperti peternakan.
Menjawab kondisi tersebut, politisi muda itu menginisiasi sebuah program strategis bertajuk “1 Kampung 1 Hektare Jagung”.






Tinggalkan Balasan