LABUANBAJOVOICE.COM – Badan Peduli Taman Nasional Komodo dan Perairan Sekitarnya (BPTNKPS) menggelar rapat koordinasi multistakeholder guna membahas aspek keselamatan pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (18/2/2026).

Pertemuan tersebut menghadirkan unsur pemerintah pusat, daerah, aparat keamanan, pelaku wisata, hingga organisasi masyarakat sipil.

Rapat yang semula dijadwalkan Kamis (12/2/2026) pekan lalu itu baru terealisasi hari ini setelah terjadi penyesuaian agenda.

Hingga berita ini diturunkan, forum diskusi masih berlangsung dengan pembahasan utama sinkronisasi regulasi keselamatan wisatawan di kawasan darat dan perairan Labuan Bajo.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana pertemuan berlangsung dinamis dan interaktif.

Sejumlah peserta menyampaikan masukan kritis terkait standar operasional keselamatan, baik untuk aktivitas pelayaran wisata, penyelaman, trekking, maupun kunjungan ke pulau-pulau dalam kawasan Taman Nasional Komodo.

Isu yang paling menyita perhatian adalah kebijakan kuota kunjungan 1.000 orang per hari yang diterapkan Balai Taman Nasional Komodo (BTNK). Kebijakan tersebut menuai respons keras dari pelaku industri pariwisata.