Skema seleksi tersebut merupakan komitmen DPC HPI Mabar dalam menjaring anggota baru yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki etika profesi, wawasan destinasi, serta kemampuan komunikasi lintas budaya.

DPC HPI Mabar menegaskan bahwa rekrutmen 2026 diarahkan untuk menjawab tantangan pariwisata masa depan, terutama di kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya.

Calon anggota diharapkan menguasai pengetahuan destinasi, sejarah, budaya lokal, serta kemampuan berbahasa Inggris sebagai alat komunikasi efektif dengan wisatawan mancanegara.

“Pariwisata Labuan Bajo bergerak cepat dan menuntut standar global. Karena itu, HPI harus menjadi garda terdepan dalam menyiapkan pramuwisata yang profesional, berpengetahuan luas, dan berkarakter kuat,” tegas Aloysius.

Dengan jadwal pembukaan pendaftaran yang telah ditetapkan, DPC HPI Mabar optimistis proses rekrutmen ini akan melahirkan pramuwisata unggul yang mampu meningkatkan citra pariwisata daerah, memperkuat kepercayaan wisatawan, serta mendukung keberlanjutan industri pariwisata Manggarai Barat ke depan.**