Kapal tersebut diduga kuat membawa pemburu liar beserta hasil buruannya.

Saat dilakukan penyergapan, kapal pelaku justru melarikan diri ke arah luar kawasan TN Komodo. Tim gabungan telah memberikan peringatan lisan melalui pengeras suara, namun tidak diindahkan.

Pada pukul 02.33 WITA, personel Polri melepaskan tiga kali tembakan peringatan ke udara. Alih-alih berhenti, para pelaku justru membalas dengan tembakan ke arah Kapal G1 Komodo.

Kejar-kejaran pun berlanjut dalam kondisi ekstrem: gelap malam, arus perairan yang dinamis, serta ancaman tembakan langsung ke arah petugas. Kontak senjata terjadi sekitar pukul 03.45 WITA di perairan Selat Sape, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Karena perlawanan bersenjata terus dilakukan, tim gabungan mengambil tindakan terukur untuk menghentikan pelarian. Dalam operasi tersebut, tiga pelaku berhasil dilumpuhkan dan diamankan.

Untuk kepentingan pembuktian, tim gabungan kembali ke lokasi kejadian pada pagi hari yang sama dan melakukan penyelaman di sekitar TKP.