BeritaKhazanah

Kesejukan Ramadhan di Yayasan Islam Jabal Nur Manggarai Barat: Perpaduan Pendidikan dan Spiritual

Kesejukan Ramadhan di Yayasan Islam Jabal Nur Manggarai Barat: Perpaduan Pendidikan dan Spiritual

LABUANBAJOVOICE.COM – Perjalanan Ramadhan 1446 Hijriyah di lingkungan Yayasan Islam Jabal Nur, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, terasa begitu sejuk dan penuh kedamaian. Kegiatan di tiga lembaga pendidikan yang bernaung di bawah yayasan ini tetap berjalan sebagaimana biasanya, dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada pagi hari, disertai dengan program Pesantren Ramadhan yang semakin memperkaya pengalaman spiritual para peserta didik.

Yang menarik, tahun ini keseimbangan antara pendidikan formal dan kegiatan keagamaan terasa lebih harmonis. Hal ini tak lepas dari kebijakan pemerintah yang semakin menekankan pentingnya pembangunan akhlak dan moral peserta didik, terutama dalam momentum Ramadhan.

Pengurus yayasan, Sumardi, S.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Siru, Kecamatan Lembor, menyampaikan rasa syukurnya atas kebijakan pemerintah yang sangat mendukung pendidikan berbasis Islam.

“Saat ini banyak orang pintar, tetapi hanya sedikit yang bertindak dengan akhlak yang dicontohkan Rasulullah. Dengan memperbanyak kegiatan keagamaan di madrasah, kita bisa membentuk generasi berakhlak mulia di masa depan,” ujarnya saat menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar MI Jabal Nur Watu Lendo, Sabtu (22/03/2025).

MI Jabal Nur tidak sendiri dalam mengadakan acara ini. Sebelumnya, MTs dan MA Jabal Nur juga telah menyelenggarakan kegiatan serupa, mengundang pengurus yayasan serta berbagai elemen masyarakat. Keseluruhan agenda ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman tetap terjaga di lingkungan yayasan.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah Jabal Nur, Ahmad Janur, S.Pd.Gr., menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh tenaga pendidik dan kependidikan yang telah bekerja keras dalam menyukseskan program Ramadhan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada tim safari MDQH As-Syafi’iyah Anjani Lombok Timur atas partisipasi aktif mereka selama satu bulan penuh.

“Kerja sama ini sangat berarti bagi kami. Kehadiran mereka menambah nilai dalam pembelajaran agama di madrasah kami, sehingga anak-anak semakin termotivasi untuk mendalami ajaran Islam,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Drs. Ajik, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) tingkat Kecamatan Lembor sekaligus pengawas PAI di Kemenag Manggarai Barat. Ia menyampaikan harapan agar program ini terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan.

“MI adalah gerbang awal bagi anak-anak dalam menempuh pendidikan. Dengan pembiasaan akhlak dan moral Islami sejak dini, kita bisa mencetak generasi yang sholeh dan sholehah, serta berguna bagi agama, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Penulis: Hamid

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://t.me/labuanbajovoice
Back to top button
error: Content is protected !!